Perbedaan Ayam Bangkok Katurangan dan Non Katurangan

0 Comment

Perbedaan Ayam Bangkok Katurangan dan Non Katurangan

Dalam dunia sabung ayam online, istilah katuranggan pada jenis ayam bangkok di telinga bobotoh tentu sudah tidak asing lagi. Dimana menurut para botoh tua, kehadiran katuranggan tidak lain merupakan sebuah ciri atau karakter khusus yang dimiliki oleh sang ayam sebagai modal dalam bertarung.

Adapun kepercayaan ini memang sudah ada sejak jaman dulu dan diturunkan oleh para botoh tua kepada anak cucunya. Dimana menurut mereka, tidak semua jenis ayam mampu menuruni katuranggan melainkan hanya yang terpilih saja. Hal ini menjadikannya tidak tertandingi saat berhadapan dengan segala jenis lawan di arena laga. Bahkan hingga saat ini sebagian bobotoh masih percaya akan kehadirannya.

Simak Juga : Jenis Ayam Bangkok Favorit Yang Sering Dipilih Bobotoh Indonesia

Sayangnya memasuki jaman modern ini, banyak bobotoh yang juga mulai tidak dipercaya. Perdebatan yang terjadi menghasilkan istilah yang terkenal di antara bobotoh yakni kubu generasi katurangan dan non katurangan. Pada artikel kali ini sendiri, agen sabung ayam akan menjelaskan lebih lanjut mengenai istilah tersebut kepada bobotoh yakni dalam.

Perbedaan Ayam Bangkok Katurangan dan Non Katurangan

1. Generasi Katuranggan

Bagi bobotoh yang percaya akan kehadiran katuranggan menganggap bahwa ini merupakan sebuah tanda atau kelebihan tertentu pada sang ayam. Tak jarang hal ini menjadi tolak ukur bagi para bobotoh saat akan memilih ayam aduan untuk dimiliki. Pasalanya hal ini nantinya akan menjadi modal tarung bagi sang ayam dalam memenangkan laga dan membedakannya dengan jenis ayam petarung pada umumnya.

Adapun kehadiran katuranggan sendiri banyak jenisnya mulai dari teknik tarung maupun bentuk fisik. Diantaranya yang sudah terkenal seperti bentuk sisik, warna bulu, mata, paruh, jalu, jengger dan ciri fisik lainnya. Hingga saat ini mitos/primbon yang beredar ini memang masih banyak dipegang teguh oleh sebagian bobotoh.

2. Generasi Non Katuranggan

Berbeda dengan yang pernyataan diatas, untuk bobotoh generai non katuranggan justru tidak mempercayai serta tidak menganggap hal tersebut ada. Sebaliknya mereka menilai kualitas tarung sang ayam dengan melihat kehebatannya secara langsung dengan cara di adu atau diabar dengan lawan yang berbeda-beda.

Biasanya bobotoh seperti ini tidak terlalu memperhatikan bentuk fisik melainkan lebih tertarik akan teknik tarung yang dimiliki. Sehingga mereka dapat menentukan dan menilai sendiri apakah sang ayam layak dipilih atau tidak.

Perbedaan Pendapat Antar Bobotoh

Perbedaan pandangan ini sendiri nyatanya sering kali memunculkan perdebatan antar bobotoh. Biasanya dua kubu ini akan saling menyerang dengan pendapat yang menyingung atau bahkan meminta buktinya secara langsung. Sehingga tidak jarang permusuhan akan saling ditunjukan hanya karena perbedaan pendapat mengenai katuranggan satu ini.

Maka dari itu, meski berbeda namun setiap bobotoh disarankan untuk tidak terlalu larut dalam emosi. Sebaiknya kedua kubu harus menghargai kepercayaan masing-masing guna mencegah perdebatan. Mengingat semua ini kembali lagi kepada kepercayaan masing-masing.

Simak Juga : Kehebatan Ayam Makhoy Aduan Petarung Jawara Di Arena Laga

Demikian Pembahasan Sabung Ayam Online mengenai Mengulik Perbedaan Ayam Bangkok Katurangan dan Non Katurangan oleh Tim sukses Situs Sabung Ayam Online . Semoga artikel ini bisa membantu anda para bobotoh sabung ayam. Terima Kasih.